Dunia Unik adalah Blog dengan kumpulan Berita Unik | Aneh | Lucu | Misteri dan masih banyak lainnya Hanya Disini.

Unik

[6][Unik][slider-top-big][Unik]
You are here: Home / Demonstrasi Baik Untuk Kesehatan?

Demonstrasi Baik Untuk Kesehatan?

Demonstrasi Baik Untuk Kesehatan? Musim aksi demonstrasi telah tiba. Gara-garanya, pemerintah berencana menaikkan harga bahan bakar minyak. Tak hanya di Jakarta, aksi menentang rencana kenaikan BBM itu terjadi hampir di seluruh kota besar di Indonesia. 

Terlepas dari soal isu yang dibahas, dokter Ari Fahrial Syam, praktisi kesehatan di Ibu Kota yang menekuni masalah gastroenterologi (ilmu tentang gangguan dan penyakit saluran pencernaan), memberikan tinjauan berkaitan dengan aksi-aksi demonstrasi yang marak belakangan. Menurut dia, aksi demonstrasi bermanfaat untuk kesehatan, baik psikis maupun fisik si pelaku demonstrasi. 

"Dari segi psikis, sebenarnya orang yang berdemo sedang melakukan upaya perlawanan atas hal yang tidak diinginkan," kata Ari kepada Tempo, Kamis, 29 Maret 2012. Melalui demo, mereka mendapatkan penyaluran atas sesuatu yang tidak diharapkan. Para demonstran akan merasa puas lantaran uneg-uneg yang diinginkan sudah disampaikan dan disalurkan. "Terlepas, apakah yang disampaikan tersebut disetujui atau tidak oleh pemegang kebijakan," katanya. 

Dengan turun ke jalan, berteriak, bernyanyi, atau melakukan berbagai hal untuk menunjukkan ekspresi protes terhadap sesuatu yang tidak diinginkan, itu semua bisa menjadi penyaluran atau ventilasi atas ketidaksukaan yang ada di dalam diri para demonstran. Beratnya kehidupan sehari-hari bisa terlupakan sesaat saat mereka melakukan demonstrasi, berteriak dan bernyanyi. Orang yang melakukan demo, kata Ari, "Juga akan merasa puas karena telah menyampaikan keinginannya walaupun hanya dengan turun ke jalan."

Dari segi manfaat fisik, apabila demo tersebut dilakukan dengan cara berjalan kaki dari satu tempat ke tempat yang lain, ia melanjutkan, hal itu merupakan salah satu latihan (exercise) yang baik. Aktivitas jalan kaki juga potensial untuk membuang kalori dan akan bermanfaat bagi kesehatan sesaat. "Yang ideal, aktivitas jalan kaki tersebut seharusnya dilakukan secara rutin," kata Ari. 

Meskipun ada sejumlah manfaat bagi kesehatan, menurut Ari, demostrasi juga bisa membawa dampak negatif. Salah satunya, para demonstran yang turun ke jalan berisiko mengalami dehidrasi, baik berupa kekurangan cairan maupun elektrolit. Oleh karena itu, bagi para demonstran yang berjalan kaki, berteriak atau bernyanyi, mereka harus tetap menjaga asupan minumnya. 

Minum yang cukup penting dilakukan untuk mencegah agar jangan sampai tubuh kekurangan cairan. Apalagi jika demonstrasi dilakukan pada saat cuaca panas seperti cuaca Jakarta hari ini. "Para demonstran akan berkeringat dan bisa kekurangan cairan dan elektrolit," kata Ari, "Saat kondisi tubuh seperti itu, mereka harus tetap mengonsumsi cairan, terutama cairan yang berelektrolit." 

Dehidrasi perlu dihindari karena kondisi tersebut akan membuat orang menjadi lebih sensitif dan emosinya menjadi tidak terkendali. Selain itu, dehidrasi juga bisa membuat seseorang susah berpikir jernih. Dehidrasi juga bisa membuat seseorang mengalami pusing. Bahkan, jika kondisi dehidrasi bertambah berat bisa berakibat fatal, orang bisa pingsan atau menyebabkan kematian. Oleh karena itu, kata Ari, "Para demonstran harus mencegah agar tak sampai dehidrasi." 

Masalah lain, lantaran saat berdemonstrasi para demonstran berteriak-teriak, hal itu bisa menyebabkan tenggorokan kering dan mengalami iritasi. Agar tak menyebabkan masalah serius, lagi-lagi, para demonstran dianjurkan untuk tetap minum, dan diusahakan jangan menenggak minuman dingin. 

"Upaya mencegah dehidrasi bukan hanya untuk demonstran, tetapi juga berlaku untuk para petugas yang sedang mengamankan aksi tersebut," kata Ari. Upaya simpatik, menurut dia, dapat dilakukan dari kedua belah pihak, baik pendemo maupun petugas, yakni dengan saling berbagi minuman. 

"Tentu, kita semua berharap agar demonstrasi yang sekarang marak terjadi berjalan damai," kata Ari. Agar tak terjadi dehidrasi, ia mengingatkan, "Para demonstran dan petugas hendaknya tetap menjaga kesehatan dengan memperhatikan minumnya."